Hacked By TeaM_CC :: sec_d@rK WAS HERE

Your Security breached ….
No security is perfect
Facebook.com/cyber.command0s

[+]Team_CC[+]

Comments No Comments »

VPN (Virtual Private Network) merupakan suatu cara untuk membuat sebuah jaringan bersifat “private” dan aman dengan menggunakan jaringan publik misalnya internet. VPN dapat mengirim data antara dua komputer yang melewati jaringan publik sehingga seolah-olah terhubung secara point to point. Data dienkapsulasi (dibungkus) dengan header yang berisi informasi routing untuk mendapatkan koneksi point to point sehingga data dapat melewati jaringan publik dan dapat mencapai akhir tujuan.

Sedangkan untuk mendapatkan koneksi bersifat private, data yang dikirimkan harus dienkripsi terlebih dahulu untuk menjaga kerahasiaannya sehingga paket yang tertangkap ketika melewati jaringan publik tidak terbaca karena harus melewati proses dekripsi. Proses enkapsulasi data sering disebut “tunneling“. OpenVPN merupakan salah satu produk untuk tujuan tersebut. Berikut ini cara konfigurasi OpenVPN :

KONFIGURASI PADA SERVER
– Sebuah server yang memiliki IP public tetap diperlukan sebagai VPN server:
# apt-get install openvpn
# cd /etc/openvpn
# cp -r /usr/share/doc/openvpn/examples/easy-rsa/2.0 easy-rsa
# cd easy-rsa

– Edit vars pada bagian :
KEY_COUNTRY
KEY_PROVINCE
KEY_CITY
KEY_ORG
KEY_EMAIL

– Kemudian jalankan :
# source ./vars
# ./clean-all
# ./build-ca
# ./build-key-server server
# ./build-dh
# cd keys
# cp ca.crt ca.key dh1024.pem server.crt server.key ../..
# cd ../..
# cp /usr/share/doc/openvpn/examples/sample-config-files/server.conf.gz .
# gunzip server.conf.gz
# mv server.conf openvpn.conf

– Atur konfigurasinya di /etc/openvpn/openvpn.conf
..
proto tcp
client-to-client

– Restart daemonnya:
# /etc/init.d/openvpn start

– Pantau aktifitasnya dengan cara:
# tail -f /var/log/daemon.log

– Selanjutnya pembuatan file sertifikat untuk masing-masing VPN client:
# cd /etc/openvpn/easy-rsa
# source ./vars
# ./build-key bogor

– Kirim ca.crt, bogor.crt, dan bogor.key ke client, Anda bisa menggunakan email dengan melampirkan attachment. Lakukan hal serupa untuk VPN client lainnya, misal untuk cabang bekasi, karawang, dst.

KONFIGURASI PADA CLIENT
– Selanjutnya di komputer client dipasang juga paket openvpn yang sama, hanya beda di konfigurasi.
# apt-get install openvpn
# cd /etc/openvpn

– Letakkan ca.crt, bogor.crt, dan bogor.key di sini.
# mv bogor.crt client.crt
# mv bogor.key client.key
# cp /usr/share/doc/openvpn/examples/sample-config-files/client.conf openvpn.conf

– Edit openvpn.conf, sesuaikanlan dengan VPN server Anda, atau bisa juga langsung menyebutkan IP public-nya:
..
proto tcp
remote vpn.rab.co.id 1194
..

– Lalu restart daemon-nya:
# /etc/init.d/openvpn restart

– Perhatikan prosesnya:
# tail -f /var/log/daemon.log

– Nantinya akan muncul network device tun0:
# ifconfig tun0

tun0 Link encap:UNSPEC HWaddr 00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00-00
inet addr:10.8.0.54 P-t-P:10.8.0.53 Mask:255.255.255.255
UP POINTOPOINT RUNNING NOARP MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:123 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:139 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:100
RX bytes:73514 (71.7 KB) TX bytes:20273 (19.7 KB)

– Lakukanlah hal serupa untuk komputer client lainnya, dan cobalah ping satu sama lain.

Comments No Comments »

Iptables merupakan firewall yang cukup dominan digunakan karena memiliki berbagai macam kemampuan untuk melakukan pengaturan terhadap keluar masuknya paket data. Pada dasarnya terdapat 2 aturan utama atau biasa disebut dengan CHAINS.
a. INPUT
Aturan yang digunakan oleh firewall untuk mengatur paket – paket data yang menuju Firewall.

b. FORWARD
Aturan yang digunakan oleh firewall untuk mengatur paket – paket yang meninggalkan Firewall menuju ke jaringan yang lain.

Paket – paket data yang ada akan diperiksa untuk kemudian diberikan keputusan, ada beberapa keputusan yang diterapkan antara lain :
• ACCEPT
Apabila ditemukan paket yang sesuai dengan aturan untuk di-ACCEPT, maka firewall akan langsung menerima untuk kemudian meneruskan paket tersebut.

• DROP
Apabila ditemukan paket yang sesuai dengan aturan untuk di-DROP, maka firewall akan langsung membuang paket tersebut tanpa mengirimkan pesan ERROR apapun ke pengirim.
• REJECT
Apabila ditemukan paket yang sesuai dengan aturan untuk di-REJECT, maka firewall akan langsung membuang paket tersebut namun disertai dengan mengirimkan pesan ERROR ICMP “ port unreachable”

Untuk dapat melakukan perintah-perintah iptables, user harus login sebagai root, pada terminal ketikkan:
su (enter)
Password(su): (enter)

Setelah login sebagai root, baru bisa membangun Firewall dengan menggunakan iptables seperti contoh-contoh yang dilakukan di bawah ini.

Berikut adalah sintaks perintah Iptables :

Iptables [tipe-perintah] [chain] [tipe-parameter] –j [target]

–A [append]
Perintah ini digunakan untuk menerapkan satu aturan baru yang akan ditempatkan di baris yang paling bawah dari aturan – aturan yang telah dibuat sebelumnya.
Contoh :
iptables –A INPUT –s 172.172.20.2 –p ICMP –j DROP

–I [insert]
Perintah ini digunakan untuk memasukkan aturan baru sekaligus menempatkan aturan tersebut pada baris yang kita tentukan sendiri.
Contoh :
iptables –I INPUT 2 –s 172.172.20.3 –p ICMP –j DROP

–R [replace]
Perintah ini digunakan untuk memasukkan aturan baru yang diletakkan pada baris yang kita tentukan sendiri dan aturan yang ada pada baris tersebut akan dihapus.
Contoh : iptables –R INPUT 1 –s 172.172.20.3 –p ICMP –j DROP

–D [delete]
Perintah ini digunakan untuk menghapus baris aturan yang telah dibuat sebelumnya. Gunakan perintah iptables –L terlebih dahulu untuk mengetahui urutan baris aturan yang ada.
Contoh :
Iptables –D INPUT 1 [angka 1 di sini menunjukkan urutan baris]

–F[flush]
Perintah ini digunakan untuk menghapus semua aturan yang telah ditetapkan.
Contoh :
iptables –F

Comments No Comments »

Kadang kita suka khawatir jika ingin menancapkan flash disk ke dalam komputer kita. Kenapa? Karena semakin banyaknya virus yang beredar di sekitar kita, dan kadang menancapkan flash disk saja sudah cukup untuk membuat komputer kita terinfeksi virus tersebut. Melalui tulisan ini, saya ingin berbagi sedikit tips untuk mencegah komputer kita dari infeksi virus yang ada di dalam flash disk yang ditancapkan di komputer kita. Dan, ini bisa dilakukan tanpa antivirus. Bagaimana caranya? Berikut adalah caranya

1. Matikan autoplay
Banyak virus menjadikan fitur autoplay flash disk sebagai salah satu cara terampuh untuk dapat menginfeksi komputer kita dengan virus. Apa itu autoplay? Secara singkat, autoplay bisa didefinisikan sebagai sesuatu yang akan dilakukan oleh komputer ketika kita menancapkan flash disk kita ke dalamnya. Bagaimana komputer bisa tahu apa yang harus dilakukannya? Semua itu ada di dalam file “autorun.inf” yang biasanya di-hidden dan ada di dalam flash disk. Jika sebuah flash disk sudah terinfeksi virus, biasanya file ini sudah dimodifikasi untuk menjalankan file virus yang ada di dalam flash disk tersebut ketika flash disk itu ditancapkan. Oke, sekarang bagaimana caranya mematikan autoplay tersebut?

Pertama, install program TweakUI for Windows XP.

Kedua, buka program TweakUI tersebut. Pilih menu “My Computer” > “Autoplay” > “Drives”, lalu hilangkan centang dari semua drives yang ada.

Jika sudah, tekan OK. Anda telah berhasil mematikan fitur autoplay pada komputer Anda.

2. Cara Membuka Flash Disk
Setelah Anda mematikan autoplay, Anda bisa dengan lega menancapkan flash disk ke dalam komputer Anda. Tetapi, Anda harus berhati-hati dalam membukanya. Mulailah dengan membuka “My Computer”. Lalu cobalah terlebih dahulu melakukan “klik-kanan” pada drive flash disk yang akan dibuka. Jika tulisan “Autoplay” berada di paling atas (mendahului “Open”), maka kemungkinan besar flash disk Anda sudah terinfeksi virus, tetapi komputer Anda tidak akan terinfeksi virus, kecuali jika Anda menjalankan file virus yang ada di dalam flash disk tersebut.

Satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah jangan pernah membuka drive flash disk dengan melakukan double-click pada drive tersebut (apalagi kalau Anda sudah tahu ada virus di dalamnya). Karena, jika Anda melakukan double-click, maka komputer akan menjalankan perintah yang paling atas (dari daftar perintah yang ada ketika Anda melakukan klik-kanan tadi). Jadi, bagaimana Anda melihat isi flash disk Anda? Tekanlah icon “Folders” yang ada di bagian toolbar “My Computer”, lalu klik drive flash disk Anda yang ada di bagian kiri dari layar (yang berupa list folder dalam bentuk tree).

3. Waspadai semua file!
Hal ketiga yang perlu Anda ingat adalah, virus dapat menyamarkan dirinya! Bisa saja sebuah virus menyamar dengan icon folder sehingga Anda pun tidak ragu untuk membukanya (dan baru menyadarinya setelah itu). Tapi, penyamaran virus itu sebenarnya bisa dibongkar dengan mudah. Caranya adalah dengan memilih menu “View > Details” yang ada di My Computer. Setelah itu, semua file akan ditampilkan dalam bentuk detail, termasuk type dari semua file tersebut. Satu hal yang perlu Anda ingat, berhati-hatilah terhadap file dengan type “Application” atau “Screensaver“. Jika Anda melihat ada file dengan tipe tersebut, dan Anda tidak yakin bahwa itu memang file application yang terpercaya, saya sarankan untuk tidak membukanya.

Begitu pula dengan folder Anda. Folder yang normal akan memiliki type “File Folder”. Jika Anda menjumpai folder Anda memiliki type “Application”, hampir bisa dipastikan itu adalah virus yang sedang menyamar! Jangan sekali-kali membukanya, atau Anda ingin komputer Anda terinfeksi virus!

4. Mencari file yang hilang di dalam flash disk karena virus
Kadang virus membuat file yang ada di dalam flash disk kita seolah-olah hilang, dan digantikan dengan file virus dengan nama yang sama dengan file kita. Contoh: kita memiliki folder dengan nama “Folderku”, dan virus akan “menghilangkan” folder tersebut, dan menggantinya dengan file application “Folderku.exe” yang merupakan virus. Namun, beberapa virus sebenarnya tidak benar-benar menghapus file kita, tetapi hanya menyembunyikannya saja. Hal ini biasanya terlihat dari kapasitas flash disk kita yang tidak berkurang. Tetapi bagaimana mengakses file Anda kembali? Anda dapat mencoba mengaksesnya secara langsung dari address bar yang ada di My Computer. Contoh: “F:\Folderku\”, dan mungkin saja Anda akan masuk ke dalam folder tersebut.

Lalu bagaimana membuat file tersebut kembali terlihat? Pertama, klik “Start”, lalu pilih “Run”. Ketikkan “cmd”, lalu tekan enter. Anda akan masuk ke dalam command prompt. Setelah itu ketikkan “attrib -S -H +A [namaDriveFlashDiskAnda]:\* /S /D”. Contoh: jika drive F adalah drive flash disk Anda, maka yang perlu Anda ketikkan adalah :

attrib -S -H +A F:\* /S /D

Setelah itu, cek kembali flash disk Anda (ingat kembali poin nomor 2, jangan gegabah dalam membuka drive flash disk!) dan jika beruntung, Anda akan dapat menemukan file Anda kembali.

— Semoga Membantu —

Comments No Comments »

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas; objek/subjek yang mempunyai kuantitas dari karakteristik tertentu yang akan ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Jadi populasi bukan hanya orang, tetapi juga benda-benda alam yang lain. Populasi juga bukan sekedar jumlah yang ada pada objek.subjek yang dipelajari, tetapi meliputi seluruh karakteristik/sifat yang dimiliki oleh objek atau subjek itu.

Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan tenaga, dana dan waktu maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu. Apa yang dipelajari dari sampel itu, kesimpulannya akan diberlakukan untuk populasi. Untuk itu sampel yang diambil dari populasi harus benar-benar representatif. Bila sampel tidak representatif, ibarat orang yang tidak bisa melihat tetapi diminta untuk menyimpulkan karakteristik dari gajah. Satu orang memegang telinga gajah, maka ia akan menyimpulkan bahwa gajah itu seperti kipas. Orang kedua memegang badan gajah, maka ia akan menyimpulkan bahwa gajah seperti tembok besar. Begitulah jika sampel yang dipilih tidak representatif maka ibarat 2 orang yang tidak bisa melihat itu yang membuat kesimpulan yang salah tentang gajah.

Apabila kandungan dari suatu sampel berfluktuasi atau berubah-rubah maka perhitungan statistik pun akan menjadi lebih besar atau kecil dari nilai populasi yang sebenarnya. Pengambilan sampel diperlukan juga ketika diperlukannya inspeksi dengan jalan menghancurkan produk yang akan diinspeksi atau ketika pengujian pada seluruh populasi menjadi sangat berbahaya. Sebenarnya, kemungkinan analisis terhadap seluruh populasi tidak seakurat dengan cara sampling. Karen apabila rasa bosan dan lelah dirasakan oleh inspektor maka akan membuat pemeriksaan yang dilakukannya menjadi tidak akurat lagi.

populasi dan sampel

Comments No Comments »

Menurut Kotler (2000) mengemukakan bahwa jasa adalah setiap tindakan atau kinerja yang ditawarkan oleh satu pihak ke pihak lain yang secara prinsip tidak berwujud dan tidak menyebabkan kepemilikan sesuatu. Produksi jasa dapat terikat atau tidak terikat pada suatu produk fisik. Jasa memiliki empat karakteristik khusus. Karakteristik tersebut adalah sebagai berikut :

1. Intangibility (tidak berwujud). Jasa tidak dapat dilihat, dirasa, diraba, didengar, atau dicium sebelum jasa itu dikonsumsi sehingga konsumen tidak dapat merasakan hasil atau manfaatnya dan sekaligus memberi penilaian sebelum mengkonsumsi jasa tersebut.

2. Inseparability (tidak dapat dipisahkan). Jasa diproduksi dan dikonsumsi dalam waktu yang sama. Jasa memerlukan kehadiran pemberi jasa di samping konsumen jasa tersebut sehingga baik penyedia atau pemberi jasa maupun konsumen jasa mempengaruhi hasil jasa.

3. Variability (tidak serupa). Jasa sangat bervariasi karena merupakan non-standardized output, artinya adalah hasa tersedia dalam banyak variasi bentuk kualitas, dan jenis tergantung kepada siapa, kapan, dan di mana jasa tersebut dihasilkan.

4. Perishability (tidak dapat disimpan). Jasa tidak tahan lama dan tidak dapat disimpan. Bila suatu jasa tidak digunakan, maka jasa tersebut akan berlalu begitu saja dan tidak mempunyai nilai apapun.

Comments No Comments »

Kepuasan pelanggan merupakan evaluasi purna beli dimana alternatif yang dipilih sekurang- kurangnya memberikan hasil yang sama atau melampui harapan pelanggan. Jadi sebenarnya ada 2 faktor yang sangat menentukan kepuasan yaitu harapan pelanggan dan kinerja atau hasil yang mereka rasakan. Ada beberapa metode yang dapat digunakan setiap perusahaan untuk mengukur dan memantau kepuasaan pelanggannya (juga pelanggan perusahaan pesaing, yaitu:

1. Sistem Keluhan dan Saran
Memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para pelanggan untuk menyampaikan saran, pendapat dan keluhan mereka. Media yang digunakan bisa berupa kotak saran yang diletakkan ditempat yangstrategis dan terjangkau pelanggan, memberikan kartu komentar pada saat pelanggan selesai menggunakan jasa atau menempatkan staf khusus untuk menangani keluhan pelanggan, bisa juga disediakan jalur telepon kusus atau email yang memudahkan pelanggan untuk bertanya. Meskipun ide ini cenderung pasif sehingga sulit mendapatkan gambaran lengkap mengenai tingkat puas dan ketidakpuasan pelanggan, tetapi metode ini bias memberikan masukan-masukan yang berharga kepada perusahaan.

2. Survei Kepuasan Pelanggan
Cara ini dijalankan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada pelanggan secara periodik. Pelanggan yang diberi kuesioner dipilih secara acak. Inti dari pertanyaan yang terdapat dalam kuesioner adalah untuk mengetahui apakah pelanggan merasa sangat puas, puas, biasabiasa saja, tidak puas atau sangat tidak puas dengan cara menanyakan kepada pelanggan sejumlah aspek dari performance yang diberikan penyedia jasa. Jawaban yang tekumpul dari pelanggan kemudian dianalisis. Pengukuran kepuasaan pelanggan melalui metode ini dapat dilakukan dengan cara:

a. Directly Reported Satisfaction
Pengukuran dilakukan secara langsung melalui pertanyaan-pertanyaan kepada responden untuk mengetahui apakah mereka sangat puas, puas, cukup puas, tidak puas atau sangat tidak puas terhadap kinerja perusahaan. Maksud dari pengumpulan pendapat dan kebutuhan pelanggan adalah untuk memberikan suatu indeks kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction Index), tujuannya sebagai acuan standar kinerja perusahaan dan standar nilai yang tetap dipelihara dan jika bisa ditingkatkan oleh perusahaan.

b. Derived Dissatisfaction
Pengukuran yang hanya menekankan dua hal, yaitu besarnya harapan pelanggan terhadap atribut tertentu dan besarnya kinerja yang mereka rasakan.

c. Problem Analysis
Pengukuran yang meminta responden (pelanggan) untuk mengungkapkan dua hal pokok, yaitu hal-hal yang berkaitan dengan penawaran perusahaan dan saran-saran untuk perbaikan.

d. Importance-Performance Analysis
Pengukuran yang meminta responden (pelanggan) untuk merangking dari berbagai aspek peranyaan sesuai dengan tingkat kepuasannya. Responden juga diminta menilai seberapa baik kinerja perusahaan dalam masing-masing aspek tersebut Analisis Importance dan Performance Matrix.
Konsep ini sebenarnya berasal dari konsep SERVQUAL. Intinya adalah mengukur tingkat kepentingan pelanggan (customer expectation) diukur dalam kaitannya dengan apa yang seharusnya dikerjakan oleh suatu organisasi agar menghasilkan produk atau jasa yang berkualitas tinggi. Secara umum pengukuran importance dan performance Matrix ini terdiri dari 4 kuadran yaitu:

quadrant analysis

– Kuadran I
Menunjukan aspek-aspek penting yang mempengaruhi kepuasan pelanggan nasabah terhadap kinerja pelaksanaanyna, diperlukan penanganannya dengan prioritas yang lebih. Sisi lain tingkat kinerja pelaksanaan belum memuaskan.
– Kuadran II
Menunjukan aspek – aspek penting yang mempengaruhi kepuasan nasabah telah sesuai keinginan dan harapan nasabah. Tingkat kinerja perlu dipertahankan.
– Kuadran III
Menunjukan aspek – aspek yang dinilai kurang mempengaruhi kepuasan nasabah. Tingkat kinerja pelaksanaan biasa saja atau cukup.
– Kuadran IV
Menunjukan aspek – aspek yang mempengaruhi kepuasan nasabah dinilai berlebihan pelaksanaannya. Nasabah menganggap aspek tidak terlalu penting, tetapi pelaksanaannya baik sekali sehingga memuaskan.

3. Ghost Shopping
Metode ini dilakasanakan dengan cara mempekerjakan beberapa orang untuk berperan / bersikap seperti seseorang pelanggan atau pembeli kemudian melaporkan kekuatan maupun kelemahan yang mereka alami dari produk atau jasa dari pesaing. Pembeli bayangan ini dapat juga mengamati atau menilai cara perusahaan dan pesaingnya menjawab pertanyaan pelanggan dan menangani setiap keluhan.

4. Lost Customer Analysis
Metode ini sedikit unik. Perusahaan menghubungi pelanggan yang tidak pernah lagi berhubungan atau mengkonsumsi produk untuk mempelajari penyebabnya. Bisa dengan cara mengadakan wawancara, mengamatitingkat kehilangan pelanggan yang kalau meningkat menunjukkan perusahaan gagal memuaskan pelanggannya. Yang diharapkan dari metode ini adalah diperoleh informasi penyebab pelanggan berhenti mengkonsumsi dan berhubungan dengan produk.

Comments No Comments »

Six Sigma merupakan salah satu konsep atau metode untuk dapat membangun keunggulan bersaing melalui peningkatan proses bisnis dengan mengurangi atau menghilangkan penyimpangan terhadap proses bisnis yang ada. Saat ini terdapat dua pendekatan yang biasa digunakan dalam Six Sigma, yaitu:

1. DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve and Control)
Metodologi DMAIC digunakan pada saat sudah terdapat produk atau proses di perusahaan namun belum dapat mencapai spesifikasi yang ditentukan oleh pelanggan.
a. Define, menentukan tujuan proyek dan ekspetaksi pelanggan.
b. Measure, mengukur proses untuk dapat mentukan kinerja sekarang atau sebelum mengalami perbaikan.
c. Analyze, menganalisa dan menentukan akar permasalahan dari suatu cacat atau kegagalan.
d. Improve, memperbaiki proses menghilangkan atau mengurangi jumlah cacat / kegagalan.
e. Control, mengawasi kinerja proses yang akan datang setelah mengalami perbaikan.

2. DMADV (Define, Measure, Analyze, Design and Verify)
Metodologi DMADV dapat digunakan pada tempat / perusahaan yang belum terdapat produk maupun proses atau pada perusahaan yang sudah memiliki produk maupun proses dan sudah dilakukan optimisasi (menggunakan DMAIC ataupun metode yang lain) namun tetap saja tidak bisa mencapai level spesifikasi yang ditetapkan berdasarkan pelanggan atau sigma level.
a. Define, menentukan tujuan proyek dan ekspetasi pelanggan.
b. Measure, mengukur dan memutuskan spesifikasi dan kebutuhan pelanggan.
c. Analyze, menganalisa beberapa proses pilihan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
d. Design, merancang proses secara terperinci yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
e. Verify, menguji kemampuan dan kekuatan hasil rancangan agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Comments No Comments »

Menurut Anonim (2000) data adalah catatan tentang sesuatu, baik yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif yang digunakan sebagai petunjuk untuk bertindak. Berdasarkan data, kita dapat mempelajari fakta-fakta yang ada dan kemudian mengambil tindakan yang tepat berdasarkan pada fakta tersebut. Berdasarkan cara memperoleh datanya, maka data dapat dibagi menjadi :

1. Data Atribut merupakan data kualitatif yang dihitung menggunakan daftar pencacahan atau tally untuk keperluan pencatatan dan analisis. Data atribut bersifat diskrit. Jika suatu catatan hanya merupakan suatu ringkasan atau klasifikasi yang berkaitan dengan sekumpulan persyaratan yang telah ditetapkan, maka catatan itu disebut sebagai “atribut”. Contoh data atribut karakteristik kualitas adalah: ketiadaan label pada kemasan produk, kesalahan proses adminitrasi buku tabungan nasabah, banyaknya jenis cacat pada produk, banyaknya produk kayu lapis yang cacat, dan lain-lain. Data atribut biasanya diperoleh dalam bentuk unit-unit ketidaksesuaian atau cacat / kegagalan terhadap spesifikasi kualitas yang telah ditetapkan.

2. Data Variabel merupakan data kuantitatif yang diukur menggunakan alat pengukuran tertentu untuk keperluan pencatatan dan analisis. Data variabel bersifat kontinyu. Jika suatu catatan dibuat berdasarkan keadaan aktual, diukur secara langsung, maka karakteristik kualitas yang diukur itu disebut sebagai variabel. Contoh data variabel karakteristik kualitas adalah: diameter pipa, ketebalan produk kayu lapis, berat semen dalam kantong, waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu proses, dan lain-lain. Ukuran-ukuran berat, panjang, tinngi, diameter, waktu dan volume merupakan data variabel.

Comments No Comments »

rzypnpjyf3

Comments No Comments »